Pages

Showing posts with label Selamatkan Alamku. Show all posts
Showing posts with label Selamatkan Alamku. Show all posts

Friday, 5 October 2012

danauku sayang danauku malang.

danauku sayang danauku malang.

oleh : Nicho Silalahi

Danauku kini tak biru lagi.
diperkosa kerambah milik pemodal.
hingga limbah menari bebas.
beri luka pada insan.

danauku sayang danauku malang.
akibat ulah situan setan.
berikan ijin menebar teror.
hingga nelayan mangkin merana.

oh danauku yang dulu indah.
berisi sejuta kesegaran.
teduh kan jiwa ditepimu.
kini membawa aroma busuk.

oh kemana semua para generasi.?
yang harus menjaga dan melestarikan.
agar menjadi sebuah warisan.
untuk generasi akan datang.

5 September sekitar Kota Medan

Saturday, 21 April 2012

Gerakan Penyelamat Alam

Gerakan Penyelamat Alam
BY : Nicholas Frans Giskos

Pagi ini.
Saat menyusuri jalanan panjang dan berliku..
Aku melihat hutan yang tak seperti dulu lagi..
Pohon-pohon yang dulu kokoh telah hilang..
Mataku hanya menatap bekas kehancuran menghias tanah..

Tebal halimun coba menghalangi pemandangan..
Agar kutak dapat menghitung luas kerusakan terjadi..
Lewat angin para penghuni alam berbicara padaku..
Suara yang berat dan tegas mereka berkata "lihat itu buah dari kerakusan manusia.!"..

Aku hanya mampu tertunduk bisu, Kala mendengar kalimat itu..
Andai saja aku punya kuasa, maka aku akan menindak pera perusak alam..
Demi menjaga ekosistem dan memberikan kelangsungan hidup generasi akan datang..

Tapi.!!
Lihat lah kawan, bencana terus terjadi..
Longsor dan Banjir bandang menghias kabar diatas meja sarapan kita..
Ratusan rumah porak poranda dan Ribuan jiwa kehilangan tempat tinggal mengisi cerita makan siang kita..
Jutaan nyawa terseret, tertimbun, dan hilang dalam bencana jadi tontonan makan malam kita..

Apakah kita Biarkan itu terjadi,??
Apakah kita Diamkan bencana yang terus datang,??
Haruskah kita menutup mata atas itu,??
Jawab kawan dengan nuranimu.!!

Karna Jutaan Bocah menunggu penyelamatnya, untuk menghentikan mereka menjadi yatim piatu..
Milyaran manusia menginginkan udara yang bersih..
Mari kita bersatu menghentikan laju para perusak alam serta membakar para bandit yang duduk ditampuk kekuasaan..
Ayo kawan sekarang saatnya Galang kekuatan membangun sebuah Gerakan Penyelamat Alam..

NFG - Dolok Sanggul.
24 February 2012 18:09 WIB

Friday, 7 October 2011

Bencana.

Bencana.
BY : NICHOLAS FRANS GISKOS

Hutanku kini telah hilang..
Terperkosa tangan – tangan rakus..
Mereka dilindungi penguasa laknat..
Hingga hukum menjadi mandul..

Pohon – pohon tak lagi kokoh..
Menjelma jadi bukit tandus..
Angkuh berdiri menebar teror..
Bagai bom waktu siap menghancurkan..

Dimana otakmu pendekar – pendekar keadilan ??
Kala melihat kekeringan, longsor dan bandang..
Irama jerit tangis kelaparan berkumandang..
Mengiringi sebuah tragedy pada negri..

Bukan , bukan, itu bukan bencana alam..
Bukan pula takdir dari alam..
Itu akibat hukum disimpan dalam keranjang sampah..
Itu juga akibat uang dibawah kolong meja..

Hentikan segera praktek busukmu itu !!
Agar ibu pertiwi bernafas lega..
Mari kita mulai menanam kembali..
Biar bumi tersenyum indah..

NFG-Medan, 03 oktober 2011 07:55 WIB

Jangan Kau Rusak Alamku

Jangan Kau Rusak Alamku
BY : NICHOLAS FRANS GISKOS

Hamparan hijau terpampang indah..
Membius mata tuk mengagumimu..
Sungguh indah lukisan tangan ilahi..
Yang tak mampu diciptakan oleh manusia..

Kini karya maha sempurna itu telah rusak..
Dikotori oleh tangan – tangan rakus biadab..
Mereka hanya mencari kesenangan sesaat..
Menyisahkan jeritan luka dan kematiaan..

Mengapa !!!
Mengapa kalian begitu tega ?..
Merusak alam yang indah ini..
Menghancurkan sendi - sendi kehidupan..

Lihatlah !!!
Lihatlah langit yang menangis murka..
Menangis tiada henti dengan membawa bencana..
Ciptakan banjir bandang dan longsor..
Melululantakan semua yang ada..

Apakah kalian puas bangsat !!
Melihat ribuan jiwa yang melayang..
Apakah kalian telah puas bangsat !!
Menjadikan jutaan bocah yatim piatu..

Inilah buah dari kerakusan itu..
Hadiah atas ketamakan kalian..
Mereka miskin dan tak berdosa..
Harus menanggung perbuatan kalian..

Akhirilah, hentikan semua itu..
Jangan terus kau rusak alam ini..
Marilah kita bersama melestarikannya..
Agar tiada lagi duka dan air mata..
Dalam pangkuan ibu pertiwi..

NFG – Penatapan,07 Agustus 2011 15:08 WIB